2.2.8 Perubahan warna pada link yang telah dikunjungi
2.2.8 Perubahan warna pada link yang telah dikunjungi
Umumnya, web browser kurang baik dalam mendukung navigasi pengguna, tetapi mereka menyediakan satu fitur penting dalam navigasi. Mereka mengijinkan pengembang untuk mengubah warna di tiap halaman saat pengguna telah mengunjunginya. Saat ini 74% web menggunakan pendekatan desain yang seperti ini, sehingga hal ini menjadi konvensi umum yang diharapkan pengguna.
Pelanggaran dalam hal ini bisa menjadi masalah usability yang sangat serius. pengguna dapat tersesat dan mengunjungi kembali halaman yang sama jika mereka tidak yakin bahwa mereka telah mengunjunginya. akibatnya mereka akan lebih cepat menyerah saat menggunakan web tersebut. Mereka akan merasa kurang baik terhadap situs yang gagal menggambarkan tindakan mereka dan dan gagal membantu navigasi mereka.
Permasalahan usability juga menjengkelkan bagi pengguna dengan daya ingat lemah yang sering tidak bisa mengingat apa yang telah mereka klik jika tidak ada bantuan visual. Itulah sebabnya mengapa pengguna lebih baik dilayani dengan perubahan warna link. Link yang tidak berubah warna membuat kebingungan pengguna dalam navigasi karena pengguna tidak mengerti perrbedaaan dari yang mereka pilih dan dimana mereka berada. Hal ini tentu saja merupakan masalah usability yang serius.
Pada web Liputan 6 link yang telah dikunjungi tidak mengalami perubahan warna. Sedangkan pengguna biasanya tidak suka mengingat mana saja link yang sudah dikunjunginya. Sebaiknya, untuk link yang telah dikunjungi oleh pengguna di atur agar dapat berubah warnanya sehingga tidak akan membuat pengguna mengunjungi link yang sama lebih dari satu kali karena tidak ada bantuan untuk mengingat mana link yang telah dikunjunginya.
Belum ada komentar
Leave a reply