2.2.6 Scrolling
Pengguna jarang melakukan scrolling karena mereka terlalu sibuk dan banyak informasi pada web yang tidak berharga untuk dilihat dalam halaman web, kecuali jika informasi itu dapat dilihat dengan jelas dan halaman web itu mempunyai informasi yang memang dibutuhkan. Sayangnya, kebanyakan halaman hanya mempunyai sedikit informasi, sehingga pengguna memutuskan untuk menghindari penggunaan scroll yang terlalu banyak. Jadi, seorang pengembang harus mengetahui fakta-fakta ini agar dapat menampilkan cukup informasi di atas sehingga membuat pengguna ingin melihat informasi di bawahnya
Pengguna dengan web experience yang lebih tinggi melakukan scroll yang lebih banyak. User dengan web experience yang lebih rendah hanya melakukan scroll untuk 38% dari halaman web, sedangkan web experience yang lebih tinggi melakukan scroll 46% dari halaman web. Ada dua penjelasan yang mungkin untuk ini: Pertama, para pemakai berpengalaman menjadi lebih sadar bahwa perancangan web yang kurang baik kadang membuat informasi penting berada dibawah, dan kedua, mereka lebih cepat saat memilih informasi yang relevan dengan membaca sekilas halaman web, sehingga mereka menjadi lebih memerlukan banyak waktu untuk melakukannya.
Pengguna web kebanyakan malas untuk melakukan scrolling dan kalaupun mereka melakukan scrolling, maka mereka hanya melakukannya sedikit saja (satu atau dua kali scrolling). Penggunaan scrolling pada web ini masih kurang baik, karena pada-halaman-halaman tertentu pengguna harus melakukan kurang lebih lima kali scrolling untuk melihat semua informasi yang ada pada halaman tersebut. Banyaknya informasi yang ditampilkan pada satu halaman membuat pengguna harus melakukan scrolling berkali-kali. Rata-rata penggunaan scrolling dalam web ini yaitu sekitar empat kali scrolling untuk setiap halaman.
Belum ada komentar
Leave a reply